Apa Saja Manfaat Botox Selain untuk Kerutan?

by

Apakah Tidak Ada Manfaat Botox Selain untuk Mengatasi Kerutan?

Botox atau botulinum toxin merupakan perawatan kecantikan yang tidak melalui proses pembedahan. Botox biasanya digunakan untuk perawatan anti penuaan seperti menghilangkan kerutan di dahi, sekitar mata, dan digunakan untuk memperbaiki bagian tertentu dari wajah seperti memancungkan hidung, memperbesar bentuk mata serta membentuk bibir. Namun ternyata, ada berbagai macam fungsi botox selain untuk kerutan yang tidak disadari.

Baca Juga: Growth Factor Treatment: Penjelasan dan Manfaatnya

 Cara Kerja Botox

Botox aman dilakukan karena suntikan ini memiliki kadar yang kecil. Suntikan diarahkan langsung ke sasaran sehingga tidak mempengaruhi otot lain. Nantinya, botox akan memblokir aktivitas saraf otot, sehingga aktivitas otot akan menurun dan menjadi tidak bekerja. Di bidang kecantikan, botox akan disuntikkan oleh dokter ke bagian tubuh yang harus ditangani contohnya di kerutan kulit. Kerutan yang sering ditangani seperti di bagian alis, ujung luar mata dan dahi.

Biasanya, suntik botox akan terasa beberapa hari sesudah penyuntikan. Sedangkan efektivitasnya berakhir 3 hingga 6 bulan lamanya. Dosis, jumlah serta luas area suntikan bergantung dari respons pasien dan kondisi kesehatan yang dimilikinya. Sesudah perawatan botox dilakukan, mungkin pasien akan sedikit merasa kurang nyaman seperti memar atau bengkak di kulit wajah.

 Manfaat Suntik Botox Selain untuk Kerutan

Selain untuk menangani masalah kerutan, berikut berbagai macam manfaat botox, antara lain:

 1. Mengobati migrain

Migrain merupakan sakit kepala parah yang disertai dengan mual serta peka terhadap cahaya. Migrain biasanya bertahan selama 4 jam, dan terjadi dua hari sekali. Botox bisa Anda jadikan sebagai pilihan pengobatan, bila pengobatan migrain yang selama ini Anda lakukan tidak efektif.

 Ketika digunakan, botox disuntikkan di otot kepala dan leher setiap 12 minggu untuk mencegah migrain dapat kambuh, dan nantinya botox akan mengurangi efek gejala.

 2. Mengendalikan urin

Saluran kemih yang berkontraksi tanpa sadar atau “ngompol” bisa menjadi masalah yang cukup serius. Untuk mengatasinya, Anda dapat menggunakan botox. Botox akan dimasukkan ke kandung kemih dengan menggunakan sistoskop. Suntik botox akan membantu kontraksi kandung kemih sehingga buang air kecil menjadi lebih normal dan teratur.

Studi sudah membuktikan bila botox dapat mengurangi inkontinensia urin, lebih-lebih pada mereka yang memiliki kandung kemih spastik dan disebabkan oleh cedera sumsum tulang belakang.

3. Mengatasi keringat yang berlebihan

Keringat berlebihan ini biasanya muncul di daerah ketiak. Hal ini terjadi saat saraf yang berada di ketiak memicu kelenjar keringat agar memproduksi keringat, bahkan tanpa adanya pemicu seperti malu dan rasa takut. Suntikan botox nantinya diberikan pada daerah yang bermasalah seperti kaki, tangan, wajah atau ketiak. Botox akan bekerja dengan cara menghalangi sinyal yang dikirimkan ke kelenjar keringat. Prosedur ini biasanya dapat bertahan selama 8 bulan.

4. Memperbaiki posisi mata yang juling

Mata juling disebabkan karena kedua mata tak melihat ke sebuah objek secara bersamaan. Hal tersebut disebabkan karena kerja otot mata yang tak seimbang sehingga berkontraksi untuk menarik mata ke arah berlawanan. Mata juling bisa menyebabkan penglihatan ganda, tidak dapat fokus, penglihatan kabur serta nyeri pada mata. Untuk mengatasi masalah ini, botox biasanya akan disuntikkan ke salah satu otot mata.

 Baca Juga: Cemas Akibat Dehidrasi, Pulihkan dengan Hydromax IV Drip

Ternyata ada begitu banyak fungsi botox selain untuk kerutan yang tidak pernah disadari. Meskipun memiliki banyak manfaat, suntik botox harus dilakukan di klinik yang terpercaya. Privee Clinic dapat Anda jadikan rujukan untuk melakukan perawatan botox. Kunjungi Priveeclinic.id untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap mengenai perawatan botox.

LATEST POST